Sosial
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas
π
Dipublikasikan
Friday, 06 November 2026 - 19:16 WIB
π’
Unit Kerja / Kantor
Kantor Pusat / Nasional
βBerdasarkan hasil verifikasi, secara agregat nasional Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) kita telah mencapai 87,98%. Termasuk, di empat provinsi yang menjadi wilayah KSPEAN, semuanya sudah memenuhi 87%,β ujar Wamen ATR/Waka BPN.
Wamen Ossy mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara ATR/BPN dan pemerintah daerah dalam memenuhi amanah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menargetkan penetapan LP2B minimal 87% pada 2029. Dengan capaian saat ini, target tersebut berhasil dipenuhi tiga tahun lebih cepat dari yang direncanakan.
Di samping penetapan LP2B, untuk mendukung pembangunan KSPEAN, Kementerian ATR/BPN juga memastikan kesiapan aspek tata ruang. Saat ini, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Provinsi Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan masih berlaku. Sementara, RTRW Provinsi Kalimantan Tengah masih dalam proses revisi berkala 10 tahunan. Kementerian ATR/BPN akan mendorong percepatan proses revisi tersebut melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang agar perencanaan pembangunan kawasan dapat segera ditindaklanjuti.
Dalam aturan tata ruang berskala lebih terperinci, Kementerian ATR/BPN juga mendorong penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di kabupaten/kota pada empat provinsi prioritas tersebut. Untuk di Sumatra Selatan 32 RDTR, Kalimantan Tengah 25 RDTR, di Kalimantan Selatan 25 RDTR, dan Papua Selatan 4 RDTR.
βRDTR yang sudah terintegrasi di Online Single Submission (OSS) juga cukup tinggi capaiannya sehingga ini akan bisa menunjang pelaksanaan investasi di keempat daerah tersebut dan penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR),β tambah Wamen Ossy.
Ke depan, Kementerian ATR/BPN akan berkoordinasi lebih intensif dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk mempercepat penyelesaian revisi tata ruang, terutama di Kalimantan Tengah. Dengan demikian, kesiapan aspek pertanahan dan tata ruang di empat provinsi prioritas dapat mendukung percepatan pembangunan KSPEAN.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq ini dihadiri oleh para Wakil Menteri/Wakil Kepala Lembaga terkait. Ia menyebut, pertemuan ini akan dilakukan secara berkala untuk mengawal target swasembada yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai langkah konkret, pemerintah akan menyusun rencana induk (masterplan) pembangunan KSPEAN di empat provinsi prioritas tersebut. Untuk kawasan pertanian, rencananya akan memanfaatkan lahan-lahan rusak dan tidak produktif yang fungsinya dapat dioptimalkan untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan air nasional. (MW/YZ)
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
Terkaits
Sosial
Bagikan Berita
Berita Lainnya
Sosial
antor Pertanahan Kabupaten Bangka Tengah terus berkomitmen memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026
π
1 day ago
Sosial
Mau urus administrasi pertanahan tapi masih ragu soal syarat atau biayanya?
π
1 day ago
Sosial
Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres
π
1 day ago
Sosial
Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26%, Tanah Produktif untuk Kesejahteraan Masyarakat
π
1 day ago
Sosial
Ekspose Manajemen Talenta Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy: Kedepankan Meritokrasi untuk Karier Pegawai Berdasarkan Kompetensi
π
1 day ago
π°
Tetap Terinformasi
Dapatkan update berita terbaru langsung ke email Anda